News  

Senin Depan, PMII Kota Batam Bersama Masyarakat Belakang Padang Unjuk Rasa di Polresta Barelang dan Kejari Batam

POJOKTIMES.COM | Batam – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Batam bersama masyarakat Belakangpadang akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Polresta Barelang dan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Batam terkait perkembangan kasus KSP Karya Bhakti pada Senin (20/03/2023) depan.

Pada saat mengantarkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa di kantor Intelkam Polresta Barelang pada Kamis (16/03/2023) sempat terkendala dengan adanya adu argumentasi antara Pengurus PMII Kota Batam dengan aparat intelkam Polresta Barelang.

“Sempat ada kendala saat kami ingin mengantarkan surat pemberitahuan aksi, ada penolakan dari pihak intelkam dengan adu argumentasi, dan surat yang kami antarkan mau dikembalikan (tidak diizinkan) namun kami menolak tindakan itu, hingga akhirnya surat tersebut berada di jalan halaman intelkam karena dibuang, karna sifatnya kami ialah pemberitahuan dan koordinasi, kami akan tetap turun Senin depan,” ujar Dedy Wahyudi Hasibuan selaku Ketua PMII Kota Batam.

Ketua PMII Kota Batam, Dedy Wahyudi Hasibuan, menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh aparat intelkam Polresta Barelang.

“Sangat disayangkan ya, niat kami kan baik untuk memberitahu dan koordinasi terkait aksi, harusnya kita difasilitasi bukan terkesan dihalangi untuk menyampaikan pendapat dimuka umum sebagaimana dijamin dan diatur UU No 9 tahun 1998,” ujarnya kepada awak media.

Ada 10 (sepuluh) tuntutan yang akan disampaikan dalam penyampaian aspirasi pada Senin (20/03/2023) mendatang yang salah satunya meminta kasus ini ditangani secara serius secara berkeadilan.

Tambahnya, pihaknya berharap agar aparat kepolisian bisa memberikan fasilitas keamanan dan bertindak humanis dengan mengedepankan HAM saat aksi unjuk rasa nantinya digelar.

“Harapan kita pastinya aspirasi kita bisa tersalurkan dengan lancar tanpa dihalangi, kita minta aparat kepolisian nantinya bisa bertindak humanis dengan mengedepankan perlindungan terhadap kami yang akan melakukan aksi unjuk rasa, karena kami membawa kepentingan publik yang harus diperjuangkan, kami minta sahabat media ikut juga mengawal kasus ini” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!