LBH Makassar Minta Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Pemerkosaan 3 Anak

  • Bagikan

POJOKTIMES.COM – Ketua Divisi Perempuan Anak dan Disabilitas LBH Makassar, Rezky Pratiwi meminta Bareskrim Polri mengambil alih dan membuka kembali kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan ayah kandung terhadap tiga anaknya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Menurut Pratiwi, jika kasus tersebut diproses ulang di Polres Luwu Timur maka hasilnya akan sama seperti sebelumnya yakni disebutkan tidak adanya dugaan pekerkosaan terhadap tiga anak di bawah umur tersebut.

“Tidak bisa ini diserahkan kembali ke Polres Luwu Timur. Karena sudah terlihat sejak awal keberpihakannya. Kami keberatan kasus ini dibawa lagi ke Luwu Timur,” ujar Pratiwi, Sabtu (9/10) dikutip dari JawaPos.

Pratiwi juga meminta bantuan dari masyarakat untuk meminta agar Bareskrim Polri bisa mengambil alih kasus tersebut. Pasalnya kasus ini sudah menjadi perhatian masyarakat karena ulah bejat yang dilakukan oleh ayah kandung.

Baca Juga : Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi, Polri: Seluruh Proses di Kepolisian Berdasarkan Alat Bukti

“Sejak awal kasus ini bergulir sudah jadi sorotan publik sampai Polri merespons dan lembaga lain merespons. Tentu sesuai dengan apa yang kami harapkan diambil alih oleh Porli dan masyarakat juga bisa membantu dan mendorong dan mendesak agar kasus ini dibuka lagi,” katanya.

Pratiwi menuturkan ada keanehan karena kasus ini sangat cepat dihentikan pada 2019 silam. Sehingga dia menduga polisi tidak serius dalam mengungkap dugaan pemerkosaan dan kekerasan seksual yang terjadi.

“Karena begitu cepatnya kasus ini dihentikan, hanya 63 hari. Kalau memang profesional dan berpihak ke korban ini betul-betul didalami,” ungkapnya.

Pratiwi menambahkan ibu korban selaku pelapor sejak awal mencari bantuan ke TP2A Luwu Timur, namun tidak mendapat penanganan yang semestinya. Pihaknya pun menduga ada maladministrasi, karena hanya dilakukan proses mediasi yang mempertemukan langsung para korban dengan terlapor selaku ayah kandungnya.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *