News  

SATGAS PATANI Kunjungi Desa Bukit Tempurung, Aceh Tamiang

POJOKTIMES.COM | Aceh Tamiang — Satuan Tugas Revitalisasi, Rehabilitasi, dan Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat (SATGAS PATANI) melakukan kunjungan lapangan ke Desa Bukit Tempurung, Kabupaten Aceh Tamiang. Desa tersebut merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana banjir.

Kunjungan ini turut melibatkan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang yang diketuai oleh Junaidi Malik, S.H., sebagai bentuk sinergi lintas lembaga dalam upaya pemulihan pascabencana.

Rombongan SATGAS PATANI dipimpin langsung oleh Sekretaris Koordinator SATGAS PATANI, Dr.(c) Muhammad Ilham, S.Pt., S.H., M.H. Dalam kunjungan tersebut, ia berdiskusi secara langsung dengan Imam Desa Bukit Tempurung, Efendi, serta Yuniati, salah seorang relawan yang aktif mendampingi masyarakat di desa tersebut.

Dalam pertemuan itu, Efendi menyampaikan sejumlah keluhan dan kebutuhan mendesak warga pascabanjir. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah sulitnya membersihkan sisa material banjir, berupa tumpukan tanah, lumpur, dan barang-barang rusak yang menghambat pemulihan lingkungan desa.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan dukungan berupa peralatan kebersihan dan pertukangan, seperti sekop, cangkul, garukan, angkong, mesin jet pump, hingga mobil tinja, guna mempercepat proses pembersihan lumpur di wilayah Desa Bukit Tempurung.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekretaris Koordinator SATGAS PATANI menyatakan bahwa seluruh masukan dan permohonan masyarakat telah dicatat dan akan menjadi bahan agenda tindak lanjut SATGAS PATANI ke depannya.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Ketua Koordinator SATGAS PATANI, Drs. Rahmad P. Hasibuan, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah banjir yang menimpa masyarakat Desa Bukit Tempurung. Ia menegaskan bahwa seluruh kebutuhan dan masukan dari pihak desa akan segera disampaikan kepada para pemangku kepentingan terkait untuk ditindaklanjuti secepat mungkin.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan pemulihan pascabencana, sekaligus meringankan beban masyarakat terdampak banjir di Kabupaten aceh tamiang.

Penulis: Yans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!