News  

Sekolah Rakyat Prabowo: Jurus Ampuh Atasi Kemiskinan Ekstrem di Indonesia!

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo

POJOKTIMES.COM | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmennya dalam memberantas kemiskinan ekstrem di Indonesia dengan mencanangkan program Sekolah Rakyat. Dalam satu tahun pertama pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, 165 sekolah rakyat rintisan telah beroperasi di bawah pengawasan Kementerian Sosial (Kemensos).

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo menyatakan bahwa program Sekolah Rakyat ini dijalankan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

“Mandat yang diberikan oleh presiden ke Kemensos melalui Inpres Nomor 8 itu adalah Sekolah Rakyat. Presiden berpikir bahwa siklus kemiskinan ini harus diputus. Melalui apa? Melalui jalur pendidikan,” kata Agus Jabo saat ditemui di kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Pendidikan Sebagai Kunci Pemutus Rantai Kemiskinan

Prabowo meyakini bahwa tugas pemerintah adalah memutus rantai kemiskinan. Dan cara paling tepat untuk mewujudkannya adalah melalui pendidikan.

“Beliau (presiden) mengatakan kalau bapaknya pemulung, anaknya tidak harus jadi pemulung. Kalau bapaknya tukang becak, anaknya tidak harus jadi tukang becak. Itu tugas negaralah menjemput anak-anak ini,” kata Agus.

Dengan tujuan utama memutus rantai kemiskinan, program Sekolah Rakyat dirancang untuk menjemput anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan memberikan mereka akses pendidikan berkualitas tinggi dalam sistem asrama atau boarding.

165 Sekolah Rakyat Rintisan Telah Beroperasi

Sejak dimandatkan pada Februari 2025, Kemensos bersama kementerian dan lembaga lainnya, serta pemerintah daerah yang tergabung dalam Satgas Sekolah Rakyat, telah mengoperasikan 165 sekolah rakyat per September 2025.

Agus mengatakan bahwa jumlah tersebut telah melebihi target Presiden Prabowo yang meminta 100 sekolah rakyat di seluruh Indonesia pada tahun pertama pemerintahannya.

Namun, 165 sekolah yang telah beroperasi ini bersifat sementara atau rintisan dengan memanfaatkan dan merevitalisasi gedung-gedung milik Kemensos, pemerintah daerah, atau kementerian lain.

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Dimulai November 2025

Langkah selanjutnya adalah pembangunan sekolah permanen di lahan seluas 8,2 hektare per sekolah. Pembangunan sekolah rakyat permanen akan dimulai November 2025 dan diharapkan bisa beroperasi pada Juli 2026. Para siswa dari sekolah rintisan nantinya dapat pindah ke gedung permanen yang baru.

Pemerintah menargetkan bisa membangun 500 sekolah rakyat hingga 2029. Sekolah Rakyat diharapkan ada di setiap kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!