POJOKTIMES.COM | Batam – Tempat hiburan malam VG Batam kembali jadi sorotan karena kasus pemukulan pengunjung yang mandek hampir seminggu. Insiden kekerasan brutal ini memicu tanya besar: mengapa belum ada tersangka ditetapkan di VG Batam? Publik Batam kini mempertanyakan penegakan hukum di Batam terkait keamanan hiburan malam.
Insiden pemukulan pengunjung VG Batam terjadi di area berizin yang seharusnya aman. Korban diduga dipukuli oknum terkait pengelola atau keamanan internal tempat hiburan malam Batam. Hingga kini, penanganan kasus pemukulan Batam stuck tanpa kejelasan:
- Siapa pelaku utama kekerasan di hiburan malam VG?
- Mengapa penetapan tersangka pemukulan Batam belum dilakukan?
- Apakah CCTV, saksi, dan bukti keamanan tempat hiburan malam sudah ditelusuri?
Lambannya proses ini memicu dugaan intervensi, menjadikan VG Batam zona abu-abu hukum di dunia hiburan malam Batam.
Tempat hiburan malam VG terkesan kebal hukum, membahayakan pengunjung dan membuka risiko kekerasan hiburan malam Batam berulang. Penegakan hukum Batam diuji: apakah tumpul ke atas? Masyarakat desak tindakan tegas agar keselamatan pengunjung hiburan malam terjamin, bukan arena kekerasan.
Aspek Masalah di VG Batam Dampak Publik Keamanan CCTV & satpam diduga lemah Pengunjung terancam Hukum Kasus mandek tanpa tersangka Kepercayaan menurun Operasional Tetap buka meski insiden Risiko kekerasan ulang
Hiburan malam Batam harus jadi ruang rekreasi aman, bukan zona bahaya. Aparat wajib transparan tangani kasus pemukulan VG, evaluasi izin operasional tempat hiburan malam Batam, dan cegah pembiaran. Bola panas di tangan penegak hukum – publik Batam menunggu bukti penegakan hukum yang adil. ***












