News  

Percepatan Penanganan Sampah di Batam: Amsakar – Li Claudia Desak Eksekusi Cepat

POJOKTIMES.COM | Batam – Situasi pengelolaan sampah di Batam saat ini memerlukan perhatian serius dan respons cepat dari berbagai pihak. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar, menegaskan bahwa penanganan sampah tidak bisa lagi dilakukan dengan cara biasa, melainkan harus terstruktur dan menyeluruh. Ini adalah solusi sampah Batam yang mendesak.

“Ini situasi serius. Kita tidak boleh santai melihat kondisi ini. Persoalan sampah harus ditangani secara terintegrasi karena melibatkan banyak pihak,” tegas Amsakar.

Ia menekankan pentingnya peran camat dan lurah sebagai garda terdepan di lapangan. Data akurat, perencanaan anggaran yang matang, serta pengawasan ketat menjadi kunci utama dalam upaya percepatan penanganan sampah Batam. Semua pihak diharapkan bergerak pada ritme yang sama untuk memastikan penanganan efektif dari sumber hingga titik akhir.

Sementara itu, Li Claudia Chandra, juga Wakil Wali Kota Batam, meminta agar setiap keputusan yang dihasilkan dalam rapat dapat segera dieksekusi. “Besok sudah mulai ditindaklanjuti. Jangan menunda. Kita harus bergerak cepat memastikan penanganan sampah berlangsung efektif di seluruh wilayah,” ujarnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Batam, Yusfa Hendri, selaku Ketua Tim Task Force Penanganan Sampah, memaparkan sejumlah langkah strategis Pemko Batam dalam pengelolaan sampah. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Pembentukan UPTD Pengelolaan Sampah berbasis tiga wilayah teknis untuk meningkatkan fokus dan efektivitas pengelolaan.
  • Pembangunan tiga TPS (Tempat Pembuangan Sementara) baru yang dilengkapi incinerator sebagai titik pemrosesan awal, terutama untuk mengurai penumpukan di kawasan padat penduduk.
  • Penerapan sistem pengangkutan sampah dua shift guna mempercepat pergerakan dari sumber ke TPS.

Yusfa menambahkan, pembiayaan untuk solusi sampah Batam ini akan ditopang melalui Belanja Tidak Terduga (BTT). Camat diminta untuk segera melakukan pemetaan kebutuhan sarana dan prasarana, serta menyiapkan lokasi TPS yang dapat difungsikan secepatnya.

“Dengan langkah-langkah ini, kita ingin memastikan penanganan sampah berjalan cepat, terukur, dan efektif,” pungkas Yusfa. Upaya ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan sampah di Batam menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!