POJOKTIMES.COM | Batam – Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan kapal tanker MT Federal II di Batam terus bertambah. Seorang pekerja bernama Roni Andreas Harefa (35), yang sebelumnya dirawat intensif di Rumah Sakit Mutiara Aini, menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (17/10/2025). Dengan demikian, total korban jiwa dalam insiden ledakan kapal ini mencapai 11 orang.
Roni, yang baru empat bulan bekerja sebagai helper, mengalami luka bakar parah hingga 80% dan tidak dapat diselamatkan. Jenazahnya telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk proses pemulasaran sebelum diserahkan kepada keluarga yang berduka.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, menyatakan bahwa selain 11 korban meninggal, masih ada 20 korban lainnya yang dirawat di berbagai rumah sakit di sekitar lokasi kejadian. Empat di antaranya dalam kondisi kritis dan harus dirawat intensif di ruang ICU. Pihak kepolisian terus melakukan investigasi mendalam terkait penyebab ledakan.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang telah memeriksa 13 saksi dari PT ASL dan kontraktor yang terlibat dalam proyek perbaikan kapal. “Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan kapal tanker MT Federal II yang tragis ini,” ujar Kombes Pol Zaenal Arifin.
Pihak berwenang berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan semua pihak yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.












