Dinamika yang terjadi di tubuh tim kepelatihan dianggap bagian wajar dalam proses transisi menuju struktur yang lebih solid. Perubahan di level pelatih juga sering menjadi momen refleksi bagi organisasi sebesar PSSI. Evaluasi terhadap performa dan arah pengembangan tim kerap dilakukan demi memastikan program tidak keluar dari jalur yang ditetapkan.
Gerald Vanenburg dikenal sebagai sosok yang disiplin dan detail dalam membangun karakter pemain muda. Sementara Frank van Kempen disebut punya perhatian besar terhadap aspek taktik dan pembentukan identitas permainan.
Meski keduanya kini resmi berpisah dengan Timnas Indonesia, warisan metode kerja dan sistem pelatihan yang mereka tanamkan diyakini masih bisa menjadi inspirasi. Banyak pemain muda yang mengaku mendapat pengalaman berharga dari keduanya selama di pemusatan latihan.
Langkah PSSI mengakhiri kerja sama ini disebut sebagai bagian dari pembenahan besar menuju masa depan yang lebih stabil. Federasi kini tengah menyusun rencana lanjutan untuk mengisi posisi kepelatihan di semua level usia. Pembenahan ini menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.
Keputusan ini juga memperlihatkan keseriusan federasi dalam mengevaluasi seluruh elemen pembinaan, bukan hanya di lapangan, tapi juga di manajemen tim. PSSI bertekad memastikan setiap langkah yang diambil selaras dengan tujuan membangun ekosistem sepak bola nasional yang berkelanjutan.
Meski demikian, publik tentu menanti siapa sosok pengganti yang akan memimpin Timnas U-23 dan U-20 ke depan. Regenerasi pelatih diharapkan tidak hanya mendatangkan nama besar, tetapi juga figur yang memahami karakter sepak bola Indonesia.
Kepergian Vanenburg dan Van Kempen menjadi catatan penting dalam perjalanan proyek pembinaan jangka panjang PSSI. Dalam situasi ini, transisi diharapkan berjalan mulus agar proses pengembangan pemain muda tidak terganggu.
PSSI menegaskan tetap berkomitmen menjaga kesinambungan program yang telah berjalan. Langkah perubahan disebut bukan bentuk kegagalan, melainkan strategi untuk memperkuat fondasi pembinaan dari akar ke puncak piramida sepak bola nasional.












