Terkait pengelolaan aset, Nyanyang menyebut penataan aset daerah jadi fokus pemerintah.
“Kami sependapat bahwa pengelolaan aset penting untuk tata kelola yang baik. Kami akan membenahi data, memperkuat pengawasan dan penataan aset secara bertahap,” tegasnya.

Penanggulangan kemiskinan, Nyanyang memastikan Pemprov Kepri tetap menjalankan program lintas sektor melalui OPD, yang dievaluasi rutin bersama kabupaten/kota.
“Penanggulangan kemiskinan harus melibatkan semua pihak agar tepat sasaran,” tambahnya.
Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Nyanyang menyebut Pemprov terus melakukan perluasan basis pajak, digitalisasi pembayaran, evaluasi BUMD, serta penyesuaian tarif air permukaan.
“Kami sadar PAD masih bergantung pada pusat. Karena itu, berbagai upaya terus kami dorong,” ungkapnya.
Sedangkan realisasi belanja, pemerintah sependapat agar belanja daerah tepat sasaran dan hasilnya dirasakan langsung masyarakat. Kendala teknis akan diatasi dengan penguatan disiplin OPD, sinkronisasi perencanaan, dan penerapan penganggaran berbasis kinerja.












