Ekonomi Maluku Utara Paling Ngegas di RI, Ini Alasannya!

Sementara, untuk pertumbuhan kuartal ke kuartal hanya 0,47%. Pertumbuhan terjadi pada dua belas lapangan usaha.

Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah jasa keuangan dan asuransi sebesar 3,91%, jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 3,15% serta administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 3,08%.

Sementara itu, lapangan usaha industri pengolahan, pertambangan dan penggalian serta pertanian, kehutanan dan perikanan yang memiliki peran dominan juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 0,42%, 0,37% dan 1,22%.

Terlihat banyak pertumbuhan di beberapa sektor yang persentasenya juga cukup tinggi, menjadi alasan mengapa pertumbuhan ekonomi Maluku Utara melesat tinggi. Namun, hal ini tidak bisa membuktikan bahwa pertumbuhan daerah tersebut menjadi yang tertinggi di dunia sekelas provinsi seperti yang disebutkan Jokowi.

Melansir dari detikcom, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara memang selalu mengalami pertumbuhan yang tinggi. Setidaknya sejak 2021 lalu pertumbuhannya selalu di angka dua digit, yakni 16,40%.

Melansir data dari Sistem Informasi dan Manajemen Data Dasar Regional (Simreg) Bappenas, Kamis (1/12/2022) pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada triwulan III-2022 ini bahkan mencapai 24,85%.

Sementara pada tahun 2020, hanya Maluku Utara dan Sulawesi Tengah yang pertumbuhan ekonominya tidak minus, masing-masing 5,35% dan 4,68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!