POJOKTIMES.COM | DELI SERDANG – Sebutan bapak tidak pantas disandang pria satu ini, pasalnya dimana orang tua yang dipercaya dapat menjaga dan melindungi anaknya, Justru menjadi sosok predator yang tega menghancurkan masa depan Putri kandungnya yang masih duduk dikelas VI sekolah dasar.
Pria inisial PM, Warga Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang ini ditangkap Polsek Bangun Purba, Jumat (22/7/2022) sekira pukul 12.00 wib.
Informasi yang dihimpun, terungkapnya kasus ini bermula dari korban sebut saja Melati (13) menceritakan hal itu kepada keluarga (Nenek korban). bahwa bapak kandungnya telah melakukan tindakan pencabulan berulang kali terhadap dirinya.
Sontak mendengar hal itu keluarga korban langsung mendatangi rumah pelaku yang tinggal di pondok perkebunan sawit PP Lonsum Kecamatan Bangun Purba.
Warga sekitar rumah pelaku yang mendengar keributan antara pelaku dan keluarga korban (Nenek) spontan berdatangan.
Dikonfirmasi melalui sambungan celuler via WhatsApp Kapolsek Bangun Purba Polresta Deli Serdang AKP Erwin membenarkan kejadian tersebut.
Kami yang mendapat informasi dan laporan dari perangkat desa bergerak cepat dan turun langsung ke TKP, untuk mengamankan pelaku dari amukan warga yang sudah ramai di kediaman rumah pelaku.
“Saat ini pelaku sudah diserahkan ke Mapolresta Deli serdang untuk dimintai keterangan oleh petugas Unit PPA Polresta Deli Serdang”. terang Kapolsek AKP Erwin Kepada pojoktimes.com (22/7) malam.
Kepala Desa Chandra Hasbullah menjelaskan untuk kronologi pastinya kita belum mengetahui bang, coba Abang tanyakan langsung dengan kadus nya yang pada saat itu mendampingi korban.ujarnya singkat.
Kadus Eka Suryadi saat dihubungi mengatakan Pelaku adalah warganya dan Korbannya adalah anak kandungnya yang masih duduk dikelas VI sekolah dasar, sedangkan untuk kronologi nya sendiri beliau tidak juga mengetahui secara pasti.
Namun beliau mengatakan tadi pelaku sudah ditangkap oleh Polsek Bangun Purba dan digelandang ke Polresta Deli Serdang dan keluarga Korban juga sudah saya dampingi dari aparatur desa. Maaf bang mungkin hanya itu yang bisa saya beri keterangan, karena saya belum begitu faham, saya masih baru menjabat menjadi Kadus Didesa ini bang.ungkapnya.
(Marlen)












