News  

Kapolda Kepri Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Seberat 53 Kg Jaringan Internasional

POJOKTIMES.COM | Batam – Kapolda Kepri bersama Forkopimda pimpin pemusnahan barang bukti Narkotika Jaringan International Malaysia – Indonesia Sebanyak 53 kg narkotika jenis sabu yang bertempat di Halaman Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Jumat (22/4/2022).

Dalam kesempatan tersebut dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs Rudi Pranoto, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, S.H., M.H., Danrem 033/WP Brigadir Jenderal TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.Int, Ka BNNP Kepri Brigjen Pol. Drs. Henry P. Simanjuntak, MM, Pejabat Utama Polda Kepri dan TNI serta Forkopimda Kepri.

Dalam sambutannya Kapolda Kepri Irjen Pol Drs.Aris Budiman,M.Si menerangkan bahwa untuk kesekian kalinya kita mengungkap kasus narkoba ini akan lakukan pemusnahan sebanyak 53.255,49 gram. Barang Bukti Narkotika Jaringan International Malaysia-Indonesia Ini Merupakan Hasil Ungkap Kasus Yang Dilakukan Oleh Ditresnarkoba Polda Kepri, Satresnarkoba Polresta Barelang Dan Dirjen Bea Dan Cukai Batam Periode Bulan Maret-April Tahun 2022 dengan 3 Laporan Polisi dan 5 (Lima) Orang Tersangka Dengan Inisial Zl, BA, BIR, ZA Dan EH.

”Masing – masing Tersangka memiliki Tugas dan Peran nya masing-masing yaitu Inisial Zl berperan sebagai Penjemput Sabu Dari Orang Malaysia Di Laut Menggunakan Speed Boat Dan Menuju Kepelabuhan Sagulung, Batam, Inisial ZA,BA,BIR berperan sebagai Pengantar Sabu Dari Batam Ke Lombok Menggunakan Pesawat Melalui Bandara Hang Nadim sedangkan Inisial EH berperan sebagai Kurir Yang Membawa Sabu Dari Batam Menuju Tanjung Batu Dengan Menggunakan Speed Boat.” – pungkas Kapolda Kepri Irjen Pol Drs.Aris Budiman,M.Si.

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs.Aris Budiman,M.Si juga mengatakan bahwa Penangkapan Tersangka ini dilakukan di 3 TKP yaitu Perairan Jembatan 1 barelang Kelurahan Sembulang Kecamatan Galang Kota Batam, pintu 1 (satu) pemeriksaan x-ray Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan Perairan Laut Sekitar Pulau Telan Kec. Belakang Padang, Kota Batam. Modus operandi yang digunakan oleh para tersangka yakni dimasukkan di dalam dua buah tas dan disimpan di dalam boat pancung, dimasukkan kedalam tubuh manusia melalui anus kemudian hendak berangkat ke lombok melalui bandara hang nadim batam, lalu terdeteksi oleh petugas x-ray bandara keberangkatan dan disembunyikan di dalam palka kapal, kemudian berangkat membawa sabu menggunakan speed boat dari batam menuju tanjung batu.”

Kapolda Kepri, Wakil Gubernur Kepri dan Ketua DPRD Kepri berkesempatan langsung memusnahkan Barang Bukti Narkotika ini dengan menggunakan Mesin incinerator yang mampu membakar senyawa berbahaya dalam Narkoba Hilang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!