Walau pandemi, penyelenggaraan KSM tak kehabisan ide. KSM 2021 menghadirkan berbagai hal yang unik seputar kebudayaan Melayu. Salah satunya Gazal. KSM juga memamerkan koleksi Museum Raja Ali Haji. Selain musik Gazal, KSM akan dimeriahkan dengan Joget Dangkong, musik, puisi, atraksi gasing dari Belakang Padang, dan sebagainya.
Sementara itu, penyelenggaraan KSM 2021 mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Direktur Event Daerah Kemenparekraf Reza Pahlevi.
“Kami apresiasi Pemko Batam dan Disbudpar Batam, tidak mudah melaksanakan iven saat pandemi. Selalu ada tantangan namun demikian terselenggara dengan baik,” katanya.
Ia mengingatkan kembali kunci bangkitnya sektor pariwisata yakni penerapan CHSE. Terkait ini, Kemenparekraf sudah membuat panduan dan ia menyampaikan telah dilaksanakan di Batam.
“Banyak hotel dan restoran Batam yang terapkan ini, kuncinya adalah penerapan CHSE,” imbuhnya.
Secara khusus, ia juga mengapresiasi KSM dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Ia bersepakat, KSM setelah pandemi akan dilaksanakan secara besar dan lebih semarak lagi ke depan.
“Kami meyakini ini, dan KSM akan kembali diikuti secara besar dan semarak oleh Komunitas Melayu dari seluruh dunia,” pungkasnya.(MCB)










