“Jadi memang kami terus melakukan berbagai upaya terbaik agar penanganannya pandemi Covid-19 di Kepulauan Riau tidak semakin parah, mengingat posisi Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga menjadikan Kepri rentan,” jelas Gubernur Ansar.
Berbagai inovasi telah dilakukan Pemprov Kepri bersama dengan Forkompinda untuk mengontrol pandemi Covid-19. Di antaranya adalah membentuk satgas khusus pemulangan Pekerja Migran Indonesia dari luar negeri yang masuk melalui Kepri. Juga dilakukan asistensi kepada kabupaten dan terkait vaksinasi dan monitoring evaluasi dilakukan secara berkesinambungan.
“Saya bersama Forkompinda Kepri setiap minggunya melakukan rapat evaluasi dengan daerah-daerah. Lalu satu atau dua kali dalam sebulan bersama Forkompinda turun langsung ke daerah-daerah untuk melihat bagaimana perkembangan vaksinasi dan penanganan pasien,” tutur Gubernur Ansar.
Selain itu, Gubernur Ansar juga memaparkan tentang strategi dan program yang dijalankan untuk memilihkan perkenomian di Kepri pasca pandemi Covid-19. Diantaranya yaitu program Kepri Terang yang memastikan seluruh desa di Kepri teraliri listrik, digitalisasi layanan perizinan, bantuan bunga nol persen bagi UMKM, dan percepatan program padat karya tunai.
“Pemulihan ekonomi menjadi pr kita selanjutnya, tapi saya yakin ekonomi Kepri akan pulih jika kita bisa terus menjaga sinergitas dan kekompakan,” ujarnya.
Dewan juri yang terdiri dari berbagai kalangan profesional seperti Dirjen Adwil Kemdagri Syafrizal, Psikolog Lilik Sudarwati, Wahyu T. Setyobudi, dan Direktur Optimasi Jaringan Logistik BNPB Ibnu Asur, mengaku sangat puas dengan pemaparan Gubernur Ansar yang teratur dan sistematis.
Dirjen Adwil Kemendagri Syafrizal mengatakan Kepri mempunyai tantangan tersendiri dalam penanganan pandemi karena masyarakatnya tersebar di banyak pulau.
“Sangat luar biasa sekali ketika Kepulauan Riau dengan kontur daerah berbentuk Kepulauan seperti itu mampu terus bersatu untuk mengendalikan penyebaran Covid-19,” kata Syafrizal.
Dalam wawancara tersebut Gubernur Ansar tampak didampingi oleh PJ Sekda Lamidi, Aspotwil Kas Kogabwilhan I Brdigen TNI Bambang Siswanto, Asisten Pembinaan Kejati Kepri Ansari, Dansat Brimob Polda Kepri Rendra Salipu, dan berbagai unsur Forkompinda lainnya.***












