
Al-Mawla, juga dikenal sebagai Hajji Abdallah, yang merupakan pemimpin keseluruhan ISIS.
Dia adalah pemimpin teroris senior di organisasi pendahulu ISIS, Al-Qaeda di Irak (AQI), dan terus naik pangkat untuk mengambil peran kepemimpinan senior sebagai wakil pemimpin ISIS.
Sebagai salah satu ideolog paling senior ISIS, Al-Mawla membantu mendorong dan membenarkan penculikan, pembantaian, dan perdagangan minoritas agama Yazidi di Irak barat laut, dan juga memimpin beberapa operasi teroris global kelompok tersebut.
Al-Mawla menjadi pemimpin ISIS setelah kematian mantan pemimpin ISIS, Abu Bakr Al-Baghdadi pada Oktober 2019 dalam operasi militer AS.
Pihak berwenang menawarkan hadiah 10 juta dollar AS (Rp 144,4 miliar) bagi orang yang dapat menemukannya.
3. Talal Hamiyah : Rp 101,1 miliar
Talal Hamiyah adalah kepala Organisasi Keamanan Eksternal (ESO)Â Hezbollah, yang mengelola sel-sel terorganisir di seluruh dunia.
ESO adalah elemen Hezbollah yang bertanggung jawab atas perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan serangan teroris di luar Lebanon. Serangan itu terutama menargetkan orang Israel dan Amerika.
Departemen Keuangan AS menetapkan Talal Hamiyah pada 13 September 2012 sebagai teroris Global yang Ditunjuk Khusus (SDGT) berdasarkan Perintah Eksekutif 13224 karena memberikan dukungan kepada kegiatan teroris Hezbollah di Timur Tengah dan di seluruh dunia.
Pihak berwenang menawarkan hadiah 7 juta dollar AS (Rp 101,1 miliar) bagi orang yang dapat menemukannya.












