Apakah sistem ini unik bagi Israel?
Dalam taraf tertentu ya sistem ini unik karena termasuk sistem paling canggih untuk mengantisipasi ancaman semacam roket. Tapi mengantisipasi roket tentu tidak sama dengan mengantisipasi rudal balistik karena lintasan dan jangkauannya berbeda.
Jadi Iron Dome memang dirancang untuk ancaman khusus roket jarak pendek yang diluncurkan dari Gaza atau wilayah sekitarnya?
Ya dan itulah bagian pentingnya, karena terkadang orang mengira Iron Dome bisa mendeteksi dan mengantisipasi apa saja, tapi sesungguhnya Iron Dome dirancang untuk mengantispiasi senjata yang sederhana semacam roket. Iron Dome tidak bisa mengantisipasi rudal balistik dari Iran misalnya–kalau itu Israel tengah mengembangkan sistem pertahanan bernama Katapel Daud atau Panah untuk mengantispiasinya.
Bahkan sistem persenjataan dari Hizbullah di Libanon yang mengerahkan rudal balistik jarak menengah, lebih presisi, lebih canggih, menjadi tantangan yang lebih kompleks untuk diantisipasi.
Jadi Iron Dome adalah sistem pertahanan canggih yang dirancang untuk mengantisipasi serangan roket yang sederhana?
Ya dan tidak. Selama ini ada dampak pendanaan karena uang yang diinvestasikan untuk Iron Dome tidak bisa diinvestasikan ke hal lain. Itu juga menjadi alasan mengapa Iron Dome dan sistem pertahanan lain menjadi bagian dari kerjasama Israel-Amerika Serikat. Cukup berat bagi Israel untuk terus menggelontorkan dana bagi ongkos sistem pertahanan mereka.
Tapi jika dilihat dari satu dasawarsa terakhri operasi militer Israel ke Gaza, Iron Dome tidak mengubah fakta bahwa Israel tetap melancarkan serangan udara terhadap Hamas dan mengerahkan pasukan darat.
Iron Dome memang bagus untuk melindungi warga tapi tetap itu tidak mengubah keadaan konflik. Israel tetap melancarkan serangan udara dan kemungkinan mengerahkan pasukan darat melawan Hamas.
Apa kelemahan Iron Dome?
Iron Dome selama ini cukup efektif namun sistem ini punya keterbatasan jika harus menghadapi rentetan roket yang datang bertubi-tubi. Sistem ini punya titik jenuh. Rudal-rudal Iron Dome hanya mampu mengantisipasi sejumlah serangan roket pada satu waktu. Serangan roket yang bertubi-tubi bisa menembus sistem pertahanan dan menimbulkan kerusakan.
Sejumlah pengamatan memperlihatkan Hamas juga mengantisipasi kondisi ini dengan merendahkan lintasan roket sambil terus meningkatkan presisi serangan roket.
Menurut Shapur, salah satu kelemahan Iron Dome adalah dia tidak mampu mengantisipasi serangan roket jarak sangat pendek. Iron Dome hanya mampu mengantisipasi serangan roket yang berjarak minimal 5-7 kilometer.
(merdeka/ptimes)












